From Indonesia to Melbourne - Studying in Australia

Jevelin at Melbourne University

Jevelin at Melbourne University

Halo teman-teman,

Nama saya Jevelin Wendiady. Saya adalah penerima beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) dari Pemerintah Indonesia yang sedang menempuh tahun pertama pendidikan magister Applied Linguistics di Universitas Melbourne. Saya mau berbagi pengalaman saya selama belajar di Australia dan tips untuk teman-teman yang mau melanjutkan pendidikan ke jenjang magister di sini.

Oke tips pertama adalah memutuskan universitas yang tepat untuk teman-teman.

Kebanyakan universitas di Australia merupakan universitas ranking dunia. Tapi yang sangat penting adalah bukan ranking universitas itu tapi pada jurusan yang akan kalian tekuni. Waktu teman-teman sudah meneliti beberapa universitas yang menawarkan jurusan tersebut, bandingkanlah distribusi mata kuliah antara satu universitas dengan universitas lain. Di laman setiap universitas, mereka akan memberikan informasi secara rinci mata kuliah itu tentang apa, kapan dimulai, siapa dosennya, dan lain-lain. Hal lain adalah fasilitas pendukung apa saja yang disediakan oleh universitas tersebut misalnya pusat penelitian, perpustakaan, laboratorium, organisasi mahasiswa dan lain-lain. Itu akan sangat memudahkan teman-teman untuk memutuskan universitas yang paling tepat untuk kalian.

Tips kedua adalah persiapkan mental.

Teman-teman akan mengalami gegap budaya di berbagai aspek, misalnya gaya belajar, gaya hidup, gaya bahasa, makanan, dan lain-lain. Khususnya mengenai gaya belajar, sistem belajar dan mengajar universitas di sini sangatlah berbeda dengan Indonesia. Dari pengalaman saya, mahasiswa di sini dituntut untuk lebih mandiri dalam belajar. Selain buku referensi, banyaklah membaca jurnal terbaru yang berhubungan dengan jurusan kalian. Dengan banyak membaca, kalian akan belajar gaya bahasa penulisan karya ilmiah dan bagaimana mengungkapkan pendapat secara akademis. Kalian juga dituntut untuk aktif dan ekspresif waktu di dalam kelas karena lebih banyak diskusi dengan teman kelas dalam membahas materi kuliah.

Tips ketiga bertemanlah dengan banyak teman baru dari berbagai macam negara.

Australia merupakan negara multikultular, teman-teman akan menjumpai banyak sekali orang dari bermacam-macam negara. Saya sangat senang bisa kenal dengan teman-teman baru ini, saya belajar tentang budaya mereka, menghargai pendapat mereka dan pastinya.... coba masakan tradisional mereka! :) tentunya, saya juga mengenalkan budaya Indonesia kepada mereka. Berteman banyak sangat membantu untuk mengobati rasa kangen kalian dengan kampung halaman. Oya jangan lupa Australia dan Indonesia berada di zona waktu yang berbeda, jadi sebaiknya luangkan waktu rutin untuk berkomunikasi dengan keluarga dan teman-teman dekat di Indonesia, dengan begitu kalian tidak merasa kesepian selama di sini.

Mudah-mudahan tips saya berguna untuk teman-teman yang mau melanjutkan pendidikan di Australia.

Salam sukses,

Jevelin

 

(English version)

Hello Everyone,

My name is Jevelin Wendiady. I'm an awardee of the Indonesia Endowment Fund for Education Scholarship (LPDP) and currently in my first year of a Masters in Applied Linguistics at the University of Melbourne. In this blog, I would like to share my experience while studying in Australia and tips for anyone who wants to study a Masters here.

Okay, the first tip is to choose the university that is right for you. Most universities in Australia are world-class ranking. To decide which one is best for you, the rank is not the most important thing but the major that you want to study is. Compare the subjects that the universities offer while you are searching. You can find it on the universities' websites, they provide detailed information about the subjects, the lecturer, start date, etc. Another thing that should be taken into account is the supportive facilities, for example research centre, libraries, laboratories, student organizations, etc. This will help you decide which university is best for you.

The second tip is to prepare your mentality.

You will experience culture shock in many aspects, for example learning, life, language style, food, etc. Especially in learning style, the tertiary level education system here is different compared to what we have in Indonesia. From my experience, lecturers expect students to become independent learners. Besides reading book references, I suggest you to read latest journal articles related to your field. By reading, you will learn how to compose an academic text and how to express your argument and opinion in an academic way. You also are expected to be active and expressive inside classrooms and have discussions with your peers.

The third tip is to make new friends from various countries so you don't feel lonely. Australia is a multicultural country; you will meet a lot of people from around the world. I'm very happy to make new friends. I've learned a lot about their cultures and to respect their views and of course... try their traditional cuisines! :) I've also introduced Indonesian culture to my new friends. Making a lot of friends helps me to feel close to my home. One thing to remember, since Melbourne and Indonesia are in a different time zone, remember to schedule your time to communicate with your family and close friends in Indonesia, thus you won't feel lonely.

Hopefully my tips are useful for anyone who wants to continue their studies in Australia.

Best wishes,

Jevelin